PT. CNAF Dua Kali Mangkir Sidang, BPSK Ajukan Eksekusi Unit Ke PN Indramayu

Signal, Indramayu – PT. Cimb Niaga Auto Finance (CNAF) Tangerang digugat konsumen bernama Suta dari Desa Kedungdawa, Kecamatan Gabuswetan, Indramayu, didampingi Kuasa Hukum Ruslandi S.H ke Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) karena telah menyita/merampas 1 unit mobil toyota.

Namun dalam jadwal sidang yang digelar pada Kamis (13/01/2022), untuk ke dua kalinya pihak PT. Cimb Niaga Auto Finance mangkir.

Menurut Informasi yang berhasil dihimpun, perkara ini bermula ketika Suta selaku penggugat merasa dirugikan oleh pihak leasing, pasalnya, barang yang disita atau dirampas tersebut merupakan sebuah mobil yang sedang direntalkan atau beroperasi sebagai usaha pribadi.

Diketahui, PT. Cimb Niaga Auto Finance Tangerang sudah dua kali dikirimi surat panggilan oleh BPSK untuk menghadiri persidangan dengan nomor surat 693/BPSK.Im/I/2022 namun tak kunjung datang.

Suta mendapati mobil tersebut sudah dilelangkan dengan harga tak sesuai Oleh PT. Cimb Niaga Auto Finance, padahal kreditnya sudah hampir mendekati lunas.

“Saya mengadukan ini karena saya merasa dirugikan oleh pihak pelaku usaha, pasalnya saya hanya kurang setoran 5 kali saja, tapi mobil saya sudah diambil saat dipakai untuk usaha, bukan itu saja, ternyata, mobil itu sudah di lelang dengan harga yang menurut saya jauh dari pasaran dan saya sama sekali tidak diberitahu tahu, saya berharap mendapatkan keadilan yang seadil-adilnya dalam perkara ini “, ujar Suta.

Masih dalam persidangan, Ketua Majelis Hakim, Adi Purnomo sangat menyayangkan ketidakhadiran dari pihak pelaku usaha. Hal ini dapat merugikan pihaknya, maka hasil yang didapat yaitu hasil mutlak dari majelis hakim.

“kondisi akan menjadi berbeda jika pelaku usaha dapat hadir, akan dilakukan mediasi untuk mendapatkan kesepakatan dua belah pihak,” ucapnya.

Sedangkan Hendra Irvan Helmy S.H sebagai salah satu hakim anggota menyimpulkan, pihak pelaku usaha tidak menghiraukan putusan atau menolak untuk di eksekusi sesuai dengan putusan majelis hakim, maka hal ini bisa diajukan ke Pengadilan Negeri Indramayu untuk langkah eksekusi.

Terpisah, Ruslandi S.H. sebagai kuasa hukum penggugat berharap permasalahan tersebut dapat diselesaikan dengan seadil-adilnya mengingat pihaknya telah melayangkan somasi kepada pelaku usaha namun tidak dihiraukan. Oleh karena itu, dilakukanlah gugatan ke BPSK sebagai upaya ke dua agar hak klien bisa didapatkan. (Aan)

Comments
Loading...