PCNU Indramayu gelar Konfercab, Pilih Rais Syuriah & Ketua Tanfidziyah

Signal, Indramayu – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama ( PCNU) kabupaten Indramayu menggelar Konferensi cabang XX bertempat di Aula Gedung NU Indramayu, Sabtu (08/01/2022) .

Kegiatan tersebut dihadiri oleh ketua PWNU Jawa barat KH. Juhadi Muhammad,ketua PCNU se-Jawa barat, Forkopimda Indramayu, PCNU Indramayu, seluruh MWCNU, tokoh ulama, pasantren dan tamu undangan.

Ketua Panitia Konfercab PCNU Indramayu,H. Ma’mum Rahman menjelaskan, pelaksanaan permusyawaratan tertinggi di PCNU tersebut digelar dengan Prokes yang ketat karena masih dalam keadaan pandemi Covid19.

“Kami memohon maaf kepada seluruh Nahdliyyin dan para kiai, tidak semua kami undang mengingat aturan yang diterapkan oleh pemerintah dan demi keselamatan kita semua adapun yang tidak bisa hadir bisa melalui live streaming lewat platform yang kami sediakan,” ungkapnya.

Ma’mun juga mengagendakan LPJ PCNU pada konfercab tersebut yang didalamnya terdapat pembahasan beberapa masalah keagamaan, kemasyarakatan, program kerja, penyusunan rekomendasi, pemilihan Rais Syuriyah serta ketua Tanfidziyah PCNU indramayu masa khidmat 2022-2027.

Pemilihan tersebut dilakukan melalui mekanisme Ahlul Halli Wal Aqdi(Ahwa), sementara untuk pemilihan Ketua Tanfidziyah akan dilakukan dengan musyawarah mufakat atau pemungutan suara.

Pada kesempatan yang sama, Plt Ketua PCNU Indramayu H.Rosyidi Rahman menegaskan, Konfercab bukan hanya sekedar Permusyawaratan tertinggi dalam organisasi, tetapi forum ini bisa menjadi momentum untuk menggalang kekuatan seluruh Nahdliyyin di Indramayu.

“Kita harus melakukan konsolidasi secara masif karena saat ini tantangan yang dihadapi sangat besar diantaranya tantangan perubahan zaman teknologi, informasi dan dunia digital, kita harus melakukan dakwah secara digital untuk bisa membentengi generasi milenial dari serangan dakwah kelompok minhum”, tegas Rosyidi Rahman.

“Lalu, tantangan berikutnya adalah kian berkembang kelompok radikal, kelompok ekstrim dan kelompok yang ingin merubah ideologi negara ini serta ingin menghancurkan NKRI. yang patut ditegaskan kembali bagi NU, Pancasila adalah Final dan NKRI harga mati,” imbuhnya.

Diketahui, pada konfercab tersebut Akhinya didapat Rais Syuriyah yaitu KH. Ahmad Baidhowi Bilal dan ketua Tanfidziyah yaitu M. Mustofa. Perolehan tersebut telah dimusyawarahkan dan disepakati bersama.(Aan)

Comments
Loading...