Meriahkan Mermule Buyut Tambi, Komunitas Gembira Adakan Nobar

Signal, Indramayu- Dalam rangka meramaikan Unjungan Buyut Tambi (Mermule) tahun 2021, Komunitas Literasi Gembira mengadakan acara “Gembira Ngalap Berkah” yang ke-3, dengan mengadakan nonton bareng (Nobar) bersama masyarakat desa Tambi. Pada Senin, 19/09/2021, di Alun-alun Mbah Buyut Tambu, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu.

Dengan mengangkat tema, “Ragam tur Ragem” kegiatan tersebut dihadiri oleh Panitia Mermule, Sanggar Mulya Bhakti, Pemuda Sosialis Tambi, dan Literasi Bagong Nyengir.

Acara nobar ini memutar tiga film, di antaranya film lokal dan nasional. Adapun film yang ditayangkan adalah film Keloas, Takdir Petani, dan Guru Bangsa: Hos Tjokroaminoto.

Andi Faizal selaku penggerak literasi Gerakan Tambi Raya (Gembira) merangkan alasan dibalik pemutaran tiga film ini, yaitu M
karena mengandung unsur simpati, kritik sosial, dan mengenalkan pahlawan.

“Dari film Keloas, kita belajar merasakan jadi orang tidak punya. Bahwa jangan sampai kita merasa paling menderita. Padahal, ada yang lebih menderita daripada kita,” kata Andi Faizal.

Adapun film Takdir Petani, Andi Faizal menyatakan bahwa ini sebagai penanaman moral kepada anak-anak dan juga sebagai kritik kepada aktivis agraria.

“Film ini bermaksud untuk menanamkan moralitas kepada anak-anak, agar peduli dengan lingkungan sendiri. Dan juga sebagai kritik atas aktivis agraria yang seolah peduli dengan lingkungan (sawah_red). Padahal, dia sendiri tidak mengerti soal pertanian,” ungkapnya.

Sedangkan dari film Guru Bangsa: Tjokroaminoto, ia mengatakan bahwa ini adalah suatu cara untuk mengenalkan dan menghargai jasa para pahlawan dalam melawan penjajah.

Ia turut menjelaskan maksud dari tema yang diangkat dalam kegiatan ini adalah untuk menyatukan perbedaan. Agar bisa belajar bareng-bareng bersama anak-anak dari berbagai latar pendidikan yang berbeda. Termasuk juga belajar bareng antar sesama warga Tambi.

Baginya, nobar merupakan suatu cara efektif untuk mengedukasi kepada masyarakat, tanpa perlu berceramah.

Ia juga berharap, agar tiap tahun selalu mengadakan Gembira Ngalap Berkah. Dan di dalam acara ini, masyarakat semakin cinta terhadap kearifan lokal. Pemuda-pemudi pun dapat ikut berpartisipasi dalam acara Mermule.

Sementara itu, Erdi (23) salah satu pengunjung asal desa Tambi, blok Resia mengungkapkan bahwa acara ini sangat kreatif, dan merasa perlu dipertahankan.

“Acara ini sangat kreatif dan patut untuk dipertahankan. Harapan saya sih, semoga acara ini terus eksis hingga tidak ada yang mengetahui kapan acara ini berakhir,” pungkas Erdi.

Acara Nobar ini, merupakan bentuk partisipasi Komunitas Literasi Gembara pada acara Mremule. Yang akan diadakan pada 24-26 September 2021 mendatang.(Muhammad Taufiq)

Comments
Loading...