Mahasiswa Magister UIA Bahas Strategi Pembelajaran dan Kurikulum Era Adaptasi Baru

Signal, Jakarta – Mahasiswa Magister Teknologi Pendidikan Universitas Islam Asy-Syafi’iyah (UIA) mengadakan webinar yang bertema “Pengembangan Kurikulum dan Desain Pembelajaran di Era Adaptasi Baru”. Webinar ini dilaksanakan pada Sabtu 24 Juli 2021. Secara daring dan diikuti oleh 362 peserta yang sebagian besar berasal dari berbagai daerah se-Indonesia yang berprofesi sebagai dosen, kepala sekolah, guru dan mahasiswa secara umum.

Tema webinar ini sesuai dengan kondisi saat ini, yaitu tentang Pengembangan kurikulum artinya proses perencanaan dan penyusunan kurikulum oleh pengembang Kurikulum (curriculum developer) dan kegiatan yang dilakukan agar kurikulum yang dihasilkan dapat menjadi bahan ajar dan acuan yang digunakan untuk mencapai tujuan nasional.

Saat itu, Mahasiswa UIA, Nurasdi Bambang, yang juga merangkap sebagai ketua panitia mengatakan, pembahasan tentang Pendidikan khususnya tentang kurikulum dan desain pembelajaran pada era adaptasi baru sangat penting dilakukan.

Karena banyak didapati hal-hal baru yang tidak terduga dalam berjalannya dunia pendidikan saat ini, maka dari itu perlu adanya pembahasan maupun kajian lebih dalam lagi tentang kurikulum dan desain pembelajaran agar pendidikan yang sedang berjalan saat ini tetap bisa dilaksanakan meskipun dalam situasi pandemi Covid-19.

“Kegiatan ini dirancang sebagai forum diskusi untuk memberikan masukan terhadap pelaksanaan pembelajaran pada kondisi Pandemik Covid-19,” kata Nurasdi.

Selanjutnya, Kaprodi Magister Teknologi Pendidikan, Bapak Dr. Moh.Fahri, dalam sambutannya mengatakan, bahwa tujuan dilaksanakan webinar ini untuk merealisasikan ilmu-ilmu yang sudah di dapatkan selama kuliah.

Kemudian, substansi dari kegiatan kali ini adalah pengembangan kurikulum dan desain pembelajaran yang bisa menghasilkan siswa yang sesuai dengan nilai-nilai pancasila. Sekaligus memeriksa pada kurikulum manakah yang menanamkan nilai-nilai Pancasila di sekolah, termasuk di dalamnya muatan pelajaran Pendidikan agama dan PPKN.

“Pengembangan sila-sila yang ada dalam Pancasila sangat perlu dikembangkan, diantaranya adalah sikap untuk tidak saling membully dengan adanya multicultural dari berbagai suku di Indonesia. Musyawarah harus dapat diaplikasikan untuk dapat melatih konseptual dan praktikal kepemimpinan, di mana persoalan keadilan muncul di tengah masa pandemi ini. Kemampuan hard skill dan soft skill sangat perlu dikembangkan” tutur Moh Fahri.

Pada kesempatan yang sama, sambutan kedua sekaligus pembukaan Webinar ini disampaikan oleh Dekan FKIP UIA, sebagai pembicara yang terhormat, Bapak Drs.Ari Sumitro, MM, M.Pd. Dalam membuka Webinar ini, dirinya mengatakan bahwa kehidupan global telah memasuki di semua bidang terutama di dunia pendidikan.

“Maka dari itu, mulai saat ini dan kedepannya diperlukan adanya inovasi yang berkelanjutan sehingga bukan hanya di bidang sarana dan prasarana saja, namun dalam bidang teknologi, cara belajar yang konvensional harus diubah dan dikembangkan,” terang Ari Sumitro.

“Kurikulum juga perlu ditinjau dalam berbagai situasi, karena peran guru sangat penting dalam menunjang semua itu, karena dapat meningkatkan produktivitas pembelajaran dalam memenuhi tuntutan global,” Tambah Dekan FKIP UIA saat membuka webinar.

Comments
Loading...