Cegah Penyebaran Covid 19, Dandim 0616/Indramayu dan Kapolres Indramayu gelar rapat khusus

INDRAMAYU– Menyiasati perkembangan situasi di wilayah Kab. Indramayu, khususnya terkait lonjakan Covid 19 dimana kasus positif Covid 19 dan pasien pasien terkonfirmasi Covid 19 mengalami lonjakan yang signifikan serta kapasitas BOR (Bed Occupancy Rate) yang bisa dipastikan tidak akan cukup mampu menampung lonjakan para pasien. Hal tersebut pasti akan mempengaruhi seluruh bidang sendi sendi kehidupan masyarakat.

Berkaitan dengan perkembangan situasi tersebut, Dandim 0616/Indramayu Letkol Inf Teguh Wibowo, S.Sos dan Kapolres Indramayu AKBP Hafidh Susilo Herlambang, S.IK memandang sangat diperlukan suatu langkah nyata dan segera guna menekan dan memutus mata rantai penyebaran Covid 19 di Kab. Indramayu.

Dalam hal ini, Dandim 0616 Indramayu dan Kapolres Indramayu tidak ingin menunggu Kab. Indramayu menjadi Zona Merah dahulu baru bergerak.

“Menekan dan memutus mata rantai penyebaran Covid 19 di Kab. Indramayu tidak akan berhasil tanpa adanya peran langsung dan nyata dari seluruh Instansi, para Tokoh Agama, Para Tokoh Pemuda dan khususnya masyarakat Indramayu,” Kata Dandim.

Menurut Dandim, Pola 5M seperti mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan serta mencegah terjadinya mobilisasi massa terbukti efektif dalam menekan dan memutus mata rantai penyebaran Covid 19 di Kab. Indramayu. Disisi lain vaksinasi Astra Zenneca dan Sinovac terbukti ampuh sebagai imun/kekebalan tubuh.

“Hal tersebut terbukti dimana jika seseorang yang sudah divaksin kemudian terpapar Covid 19, maka akan lebih cepat sembuh dibandingkan dengan seseorang yang belum vaksin Astra Zenneca maupun Sinovac,” Terangnya.

Dalam rapat khusus tersebut diantaranya menghasilkan beberapa poin sebagai berikut, menggencarkan pendisiplinan terkait Protkes, jangan ragu untuk membubarkan kerumunan masyarakat, penyemprotan disinfektan di seluruh perkantoran maupun fasilitas umum, penyekatan insidentil terkait aktifitas masyarakat antar daerah, menggencarkan pelaksanaan vaksinasi, mendorong Pemda untuk mengeluarkan kebijakan terkait PPKM Mikro yang diperkuat (diantaranya ketentuan aktifitas masyarakat maupun pelaku ekonomi) dan menggencarkan patroli patroli gabungan guna meningkatkan disiplin masyarakat terkait Protokol Kesehatan.

Menurut Dandim, melalui strategi ini besar kemungkinan laju perkembangan Covid 19 di wilayah Kab. Indramayu dapat direm dengan catatan mendapat support dari seluruh lapisan masyarakat Kab. Indramayu.

“Para Kapolsek dan Danramil harus lebih meningkatkan kinerja Satgas di tingkat Kecamatan dan Desa serta menggencarkan pelaksanaan vaksinasi terhadap masyarakat. Vaksinasi tidak harus dilaksanakan di Puskesmas namun bisa dilaksanakan di mana saja sesuai dengan protkes, tidak perlu menunggu jumlah peserta vaksin yang banyak dahulu, laksanakan vaksinasi terhadap warga yang telah datang,” tuturnya.

Adapun teknis pelaksanaannya, Dandim dan Kapolres juga memerintahkan kepada Kapolsek, Danramil beserta seluruh jajarannya agar jangan bosan bosan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif dan disiplin dalam melaksanakan Protokol Kesehatan.

Selain Babinsa dan Bhabinkamtibmas kita juga libatkan tokoh agama maupun tokoh masyarakat untuk aktif secara bersama sama melaksanakan 5M.

“Tidak ada maksud lain, hal ini semata mata kita laksanakan untuk mengingatkan kembali kepada masyarakat akan pentingnya melaksanakan protokol kesehatan agar kita semua segera terbebas dari ancaman penularan Covid-19,” pungkasnya.

Sementara, Kapolres Indramayu dalam rapat khusus dengan Dandim 0616/Indramayu beserta jajarannya menyampaikan bahwa TNI – Polri mempunyai kewajiban untuk segera melakukan kegiatan penanganan Covid-19 di Kab. Indramayu,” pungkasnya, kita bergerak sekarang dan tidak akan menunggu wilayah Kab. Indramayu menjadi Zona Merah.

(MCM 616)

Comments
Loading...