Kampus Mengajar, UAD Yogyakarta Terjunkan Mahasiswa Pengajar di SD Ma’arif Eretan

Signal, Indramayu – Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta terjunkan mahasiswanya untuk terlibat dalam program Kampus Mengajar yang di tempatkan di Sekolah Dasar (SD) Ma’arif Indramayu, Selasa (15/6/2021).

Sudah hampir tiga bulan mahasiswa UAD Yogyakarta melakukan berbagai kegiatan di SD Ma’arif Indramayu.

Adapun kegiatan yang dilakukan seperti belajar mengajar secara tatap muka maupun daring dengan mengedepankan protokol kesehatan dan membantu pembuatan administrasi sekolah.

“Untuk kegiatan yang dilaksanakan ada literasi dan numerasi, adaptasi teknologi serta administrasi sekolah,” tutur Heri Haryanto selaku Mahasiswa UAD program Kampus Mengajar Angkatan 1.


Dalam pelaksanaan kegiatan literasi dan numerasi, para mahasiswa melakukannya dengan pendampingan belajar ke siswa-siswa SD tersebut secara langsung, kemudian mengadakan perpustakaan mini untuk mengimplementasikan peningkatan minat baca siswa SD Ma’arif.

Kemudian untuk program adaptasi teknologi, mahasiswa program Kampus Mengajar lakukan sosialisasi ke guru SD Ma’arif tentang pentingnya media pembelajaran berbasis teknologi untuk kegiatan belajar mengajar saat ini seperti google meet, quiziz, zoom dan lainnya.

“Untuk administrasi sendiri kita membantu pihak sekolah melengkapi administrasi sekolah yang menunjang peningkatan akreditasi sekolah,” terang Heri.

Menurut Heri, dengan adanya program Kampus Mengajar ini, diharapkan dapat membantu pihak sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan di sekolah tersebut.

Beberapa mahasiswa yang mengikuti program Kampus Mengajar, bertempat di SD Ma’arif Eretan Indramayu

Sementara itu, di tempat yang sama Kepala Sekolah SD Ma’arif Indramayu, Abdullah menyampaikan, program Kampus Mengajar menjadi kebanggaan tersendiri bagi SD Ma’arif, di mana sekolahan tersebut dipilih sebagai lokasi kegiatan Kampus Mengajar bagi para mahasiswa dari berbagai kampus.

“Hal ini menjadi motivasi bagi kami dan peserta didik, karena dengan materi yang disampaikan oleh adik-adik mahasiswa dapat meningkatkan minat siswa dalam belajar,” ungkap Abdullah.

“Sedangkan bagi para guru, hadirnya mahasiswa program Kampus Mengajar dengan mensosialisasikan pentingnya media pembelajaran berbasis teknologi menjadi tambahan ilmu tersendiri dalam teknik mengajar yang menarik pada saat ini (berlangsunnya Covid-19),” tambahnya.

Abdullah menuturkan, kehadiran Kampus Mengajar memberikan kesan positif kepada peserta didik SD Ma’arif, bahkan para siswa telah menganggap mahasiswa yang terlibat di Kampus Mengajar sebagai kakak sendiri serta sangat senang dengan kehadirannya.

“Responnya sangat positif dan diharapkan program seperti ini diadakan pertahun secara berkelanjutan, agar sekolah tertinggal seperti SD Ma’arif ini dapat terbantu dan mendapat perhatian dari Pemerintah Pusat,” harapnya.

Akhir kata Abdullah berpesan, kegiatan Kampus Mengajar sangat berkontribusi positif dalam dunia pendidikan, untuk kedepannya program tersebut jangan sampai berhenti karena masih banyak sekolah-sekolah yang tertinggal yang membutuhkan kontribusi positif dari para mahasiswa.

Terpisah, Pada situasi pandemi ini pembelajaran yang dilaksanakan di SD Ma’arif dilakukan secara online dan offline. Adapun pembelajaran offline dibatasi dengan waktu 1 jam dan dibagi menjadi 2 sesi, untuk sesi pertama di isi kelas rendah (kelas 1-3) mulai dari jam 08.00-09.00 WIB
untuk sesi kedua di isi kelas tinggi (kelas 4-6) mulai dari jam 10.00-11.00 WIB.

Terpilihnya SD Ma’arif yang berlokasi di Desa Eretan Kulon Kecamatan Kandanghaur sebagai tempat pelaksanaan Kampus Mengajar merupakan hasil penunjukkan dari Kemendikbud RI dengan syarat ketentuan sekolah berakreditasi C.

Bukan hanya UAD Yogyakarta, terdapat kampus lainnya yang terlibat dikegiatan Kampus Mengajar di SD Ma’arif Indramayu. Kegiatan tersebut berakhir pada 26 Juni 2021.
(Redaksi)

Comments
Loading...